Kabar Ma'had Izzatuna

Cetak Hafidzoh Handal, Gelar Program Two Weeks One Juz

Ust. H. Solihin Hasibuan menyerahkan tropi, piagam penghargaan serta uang pembinaan kepada dua penghapal terbanyak dalam program dua pekan satu juaz

penghapal terbaik foto bersama mudir dan ustadzah pembimbing

PALEMBANG – Salah satu program unggulan di  Ma’had Izzatuna adalah tahfidz al-qur’an. Para santri sendiri ditargetkan mampu membaca sekaligus menghapal al-qur’an dengan baik, dan benar sesuai hukum tajwidnya.

Terkait program tahfidz al-qur’an sendiri, seluruh santri ditargetkan mampu menghapal minimal 5 juz untuk santri tingkat SMP, dan 10 juz untuk tingkat SMA.

“Jadi ketika tamat dari Izzatuna, santri harus mampu mencapai target minimal hapalan yakni 5 dan 10 juz,” terang Mudir Ma’had Izzatuna Ust H Solihin Hasibuan, M.PdI usai menyerahkan penghargaan bagi santriwati penghapal terbaik Program Dua Pekan Satu Juz di Ma’had Izzatuna Putri kemarin.

Para peserta penghapal terbaik

Ust Solihin Hasibuan atau biasa disapa Ust Solhas memberikan apresiasi atas keberhasilan program tersebut. Bahkannya menurutnya, program ini perlu diintensifkan agar seluruh santriwati mampu menjadi penghapal al-qur’an.

“Saya sangat bangga atas keberhasilan kalian (santriwati.red), dalam dua pekan mampu menghafal satu juz bahkan lebih, itu sangat luar biasa dan dahsyat. Terimakasih juga untuk Bidang TTQ,” tambah alumni Gontor tersebut.

Ust. Solihin sendiri dalam kesempatan tersebut, menyerahkan tropi, piagam penghargaan serta uang pembinaan bagi penghapal terbaik dan terbanyak. Adapun dua dari 40 santriwati peserta terbaik dalam itu ialah, Fina Rizkiyah Hasibuan santriwati kelas XII yang mampu menghapal 14 juz yang mana tiga juz diantaranya dari program yang diikuti. Lalu, Rini Anggita Nasution, santriwati kelas IX. Yang mampu menghapal hampir 3 juz dalam dua pekan.

Disamping itu, Kepala Bidang TTQ sekaligus Penanggungjawab Program Dua Pekan Satu Juz,  Ma’had Izzatuna Putri, Usth. Anita Umar, Lc menerangkan program percepatan pencapaian target tahfidz dilaksanakan disamping kegiatan rutin harian Tahsin Tahfidzul Qur’an (TTQ).Kegiatan ini ujarnya, digelar sejak 11-26 September lalu.

Program percepatan hapalan Satu Pekan Dua Juz sendiri diikuti seluruh santriwati, dan diberlakukan sistem elimanasi. Dimana santriwati yang gagal mencapai target hapalan harian, akan dieliminasi dan dikembalikan ke kelas mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Alhamdulillah, dari seluruh peserta program 99 persen berhasil mencapai target dengan nilai mumtaz (istimewa). Semester depan, kita akan coba satu pekan satu juz. Karena kami melihat dari program sekarang cukup berhasil,” bebernya.(abiemumtaz)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

mahadizzatuna

TERBANYAK DIBACA

To Top