Kabar Ma'had Izzatuna

Calon Ketua OSMI Adu Visi Dalam Debat

Calon Ketua OSMI Adu Visi Dalam Debat

PALEMBANG – Memasuki masa pencoblosan calon Ketua OSMI (Organisasi Santriwati Ma’had Izzatuna Putri) Palembang,  Komisi Pemilihan OSMI menggelar debat kandidat yang diikuti oleh 4 calon terbaik yang lolos verfikasi berkas, dan dukungan pada,  (26/1).

Para kandidat ketua OSMI periode 2019-2020 yang maju dalam pemilihan tersebut yaitu, kandidat nomor urut 1 Kamila Salsabila, nomor urut 2 Nadhira Nur Oktasa, nomor urut 3 Haziza Hasada, dan nomor urut 4 Herol Zenzya.

Pelaksanaan debat kandidat yang dimaksudkan, agar para warga OSMI dapat mengetahui secara langsung apa visi dan misi yang akan dilakukan para kandidat jika terpilih guna memajukan wadah organisasi tersebut, mendapat sambutan antusias santriwati.

Apalagi debat dilakukan secara terbuka, dan pertanyaan yang disampaikan warga OSMI maupun panelis dibuat spontan,  sehingga tidak ada kandidat yang membaca bocoran soal.

Kandidat nomor urut 1, Kamila Salsabila mengusung visi Terbentuknya organisasi yang Menjalankan Tugas dengan ikhlas,  tuntas dan berkualitas. Kandidat nomor 2, Nadhira Nur Oktasa maju dengan visi OSMI CERMAT yaitu, Creative,  Educated,  Religious, Multitalent, Activator, Teamwork. Nomor urut 3, Haziza Hasada maju dalam kontestasi dengan visi Menjadikan OSMI sebagai tauladan yang dipimpin dan siap memimpin.  Lalu kandidat terakhir,  nomor urut 4, Herol Zenzya dengan visinya Terwujudnya kedisiplinan yang kokoh dan rasa tanggungjawab yang ikhlas dalam berorganisasi.

Jalannya debat sendiri mendapat sambutan meriah dari ratusan warga OSMI yang memang sudah menunggu-nunggu pelaksanaan debat. Sebab,  dari debat itulah,  mereka dapat menentukan siapa kandidat terbaik yang layak menjadi pemimpin mereka satu tahun kedepan.

Menariknya,  para kandidat tak hanya berbahasa Indonesia saja dalam debat tersebut. Para kandidat juga menjawab pertanyaan yang disampaikan panelis dalam bahasa Inggris.

Kabid SDM Ma’had Izzatuna Putri Palembang, Ust. H. Asnawi, Lc menjelaskan, debat terbuka adu visi dan misi kandidat pemimpin para santriwati tersebut bertujuan mencari calon pemimpin ideal di kalangan santriwati.

“Kita ingin mendidik para santriwati agar bersikap demokratis, dan memiliki jiwa pemimpin, sebagaimana motto yang ada di pesantren yaitu siap dipimpin dan siap memimpin, ” bebernya.

“Melalui debat, warga OSMI bisa memutuskan pilihannya, dan mencoblos calon terbaik,” tegasnya.(*)

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

mahadizzatuna

TERBANYAK DIBACA

To Top